Minggu, 21 Juli 2013

Monster Kalajengking Milik Pengusaha Tas


Jakarta, KompasOtomotif – Sebenarnya sulit mengidentifikasi sepeda motor ini jika belum diintip detail. Mesin sudah ditutupi pelindung. Bodi apalagi, tak ada sisa sebagai ciri. Tambahan, pipa tubular model teralis malah bikin orang semakin bingung.

Setelah KompasOtomotif berbincang dengan modifikatornya, Ariawan Wijaya dari Baru Motorsport (BMS), barulah diketahui kalau si hitam dof berwajah garang itu Yamaha Scorpio 2009 yang baru saja melakukan face-off alias operasi rombak wajah.

"Pemiliknya nggak mau tanggung. Semua dirombak agar lebih gahar tapi tetap simpel untuk pemakaian harian. Acuannya sih, Ducati Monster. Makanya, ada rangka model teralis berwana merah itu. Sebenarnya (sepeda motor) ini sudah pernah dimodifikasi di Bandung, cuma dia (pemiliknya) belum puas," ucap Ari.

Teralis
Jangan lantas membayangkan tampilan Ducati Monster betulan. Aldi, pemilik sepeda motor yang juga pengusaha tas dari Bandung, hanya ingin rombakan totalnya mempunyai salah satu ciri khasnya, yakni rangka tubular model teralis.

Dengan permintaan itu, Ari membuatkan rangka teralis kustom dari pipa tubular di kanan-kiri, persis di bawah tangki. Ujung pipa bagian belakang disambung dengan sub-frame untuk mendapat kekuatan. Rangka aslinya tetap dipertahankan, ditutup dengan pelindung mesin yang terbuat dari fiber.

Bodi juga dibikin ulang, mulai tangki, buritan, single seat, dan spakbor depan-belakang. Warna hitam dof dipilih untuk mewakili kesan garang, mengiringi warna merah yang sudah gagah terpasang sebagai teralis. Tak ada warna lain.

Limbah Moge
Suspensi depan tampak cungkring diganti yang lebih kokoh memakai limbahan Suzuki Bandit 400 plus kaliper rem. Namun, master rem dikanibal dengan milik Kawasaki Er6n yang desainnya lebih sporty. Sedangkan kaki belakang menggunakan lengan ayun tunggal kustom BMS. Tampak gambot karena pelek mobil 17 inci yang dikustom lubang baut sehingga bisa dipakai untuk sepeda motor. Lantas dibalut ban Ban Brigestone Battlax BT043 130/55 di depan dan 180/55 di belakang.

Mempertegasnya, lampu asli dicopot dan mengadopsi kepunyaan Yamaha Byson. Tapi, jeroan menggunakan lampu model proyektor, sehingga tampak depan kesannya galak dengan mata satu yang menyorot tajam. Panel speedometer diganti yang lebih sporty, mencomot merek Koso RX2N.

Terakhir, saluran gas buang menggunakan Two Brothers Limited Edition bersuara garang tapi berwibawa dan tak memekakkan telinga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mau Cari di Sini, Silahkan!