Jumat, 15 Juni 2012

Cara Mudah Mendeteksi Oli Samping

Kesulitan ekonomi dnegan naiknya beberapa bahan pokok seringkali mendorong orang untuk lebih kreatif dalam menyiasati perekonomian keluarga. Salah satunya adalah dengan melakukan penghematan disegala bidang untuk mempertahankan kualitas hidup.

Sayangnya, penghematan itu sedikit banyak membuat banyak orang cenderung membeli barang tanpa memperhatikan kualitas barang yang dibeli. Yang lebih diutamakan adalah kuantitas.

Hal ini bukan saja berlaku pada kebutuhan bahan makanan dan kebutuhan bahan pokok lainnya, namun juga berlaku pada perawatan kendaraan, termasuk motor.

Pada saat ini, banyak sekali jenis oli samping yang beredar, mulai yang berharga murah, sampai yang mahal. Sebenarnya, oli yang berharga mahal, bukan jaminan mutu akan sebuah kualitas, karena pada kenyataannya ada juga oli berharga murah namun tetap memiliki kualitas yang bermutu.

Untuk membuktikannya perlu dilakukan pengujian. Caranya tidak sulit kok. Dan bisa dilakukan dirumah dengan menggunakan alat-alat yang murah dan sederhana.

Langkah pertama, campurkan 0,5 liter bensin dengan 20 cc oli. Gunakan botol bening agar mudah dilihat. kocok bensin dan oli hingga tercampur sempurna, simpan ditempat yang aman selama sehari semalam, atau kurang lebih 24 jam.

Jika keesokan harinya campuran tersebut berubah warna seperti halnya jus jeruk itu artinya olinya tidak murni. Lazimnya oli yang bermutu akan tetap tercampur sempurna bersama bensin. Yang tadinya berwarna merah akan tetap berwarna merah. Sementara yang tadinya berwarna hijau akan tetap berwarna hijau. Campuran oli dan bensin yang berubah warna  merupakan salah satu indikasi bahwa olinya kurang bagus. oli berkualitas buruk biasanya memiliki daya pelumas yang kurang bagus pula dan bisa mengakibatkan piston pada motor macet.

Oleh karena itu, ada baiknya jika sebelum membeli oli, anda mencobanya terlebih dahulu.

Mau Cari di Sini, Silahkan!